Home Surat Kuasa Berbagai Contoh Surat Kuasa dan Jenisnya

Berbagai Contoh Surat Kuasa dan Jenisnya

0

Ada banyak sekali jenis surat yang bisa ditemukan. Di mana, berbagai jenis surat tersebut dibedakan dari fungsinya. Salah satu surat yang dimaksud ialah surat kuasa. Ada banyak sekali contoh surat kuasa yang bisa ditemukan.

Surat kuasa biasanya dibuat ketika tidak bisa menghadiri urusan penting karena kondisi yang memang tidak menentu. Oleh sebab itu, dibuat surat kuasa lengkap dengan orang yang dikuasakan untuk bisa menghadiri acara tersebut.

Salah satu hal penting yang memerlukan surat kuasa ialah ketika sedang mengurus dokumen atau mengambil barang pada suatu lembaga negara. Biasanya memang akan diutus juga orang yang mewakili Anda di sana.

Berbagai Unsur Penting Dalam Contoh Surat Kuasa

Karena termasuk dalam surat resmi, tentu tidak bisa sembarangan dalam membuat contoh surat kuasa ini. Ada berbagai unsur penting yang harus ada di dalam surat kuasa. Berbagai unsur ini ternyata sudah diatur dalam undang-undang.

Adapun beberapa unsur yang harus ada dalam surat kuasa antara lain judul, kalimat pembuka yang berisi keterangan waktu, identitas pemberi kuasa dan penerima kuasa, hal yang dikuasakan, jenis pemberian kuasa, klausul hak retensi dan substitusi, serta penutup.

Baca Juga : Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Semua unsur di atas memang wajib ada dalam sebuah surat kuasa. Di mana, akan memperjelas fungsi dari surat itu dikirimkan.

Berbagai Jenis Contoh Surat Kuasa

Seperti yang sudah disinggung di atas, ternyata ada beberapa jenis contoh surat kuasa yang memang dibedakan berdasarkan pada fungsinya masing-masing. Nah, berikut beberapa jenis surat kuasa yang perlu diketahui.

1. Jenis Surat Kuasa Istimewa

Pertama, ada jenis surat kuasa istimewa. Dinamakan istimewa karena memang harus dikeluarkan ketika si pemberi kuasa tidak dapat mengurus hal yang penting. Contoh dari urusan penting yang menggunakan jenis surat kuasa ini ialah mediasi atau sumpah tertentu.

2. Surat Kuasa Berjenis Pribadi atau Umum

Kemudian, ada juga jenis surat kuasa pribadi atau umum. Biasanya, surat ini digunakan sebagai dokumen peralihan kuasa untuk kepentingan umum. Salah satu contoh surat kuasa pribadi adalah untuk pengambilan harta kekayaan atau keuangan.

Baca Juga : Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang Di Bank

3. Surat Kuasa Berjenis Perantara

Jenis contoh surat kuasa yang selanjutnya ialah surat kuasa perantara. Biasanya, surat ini dipakai untuk mewakilkan para agen makelar, agen pertambangan, atau broker. Dalam surat ini berisi tentang pemberian perintah kepada pihak kedua.

Di sini, pihak kedua berperan sebagai agen untuk bisa melakukan perbuatan di bawah hukum dengan pihak ketiga. Biasanya, jenis surat kuasa inilah yang paling banyak digunakan.

4. Surat Kuasa Berjenis Insidentil

Kemudian, ada juga jenis surat kuasa insidentil. Surat kuasa yang satu ini merupakan dokumen pemberian kuasa kepada seseorang yang memang masih memiliki hubungan darah dengan si pemberi kuasa.

Contoh surat kuasa yang satu ini biasanya didasari pada prinsip untuk bisa berbicara di pengadilan setelah mendapatkan izin dari ketua pengadilan. Dalam hal ini, pemberi kuasa tidaklah boleh memberikan kuasa insidentil dalam jangka waktu 1 tahun ke belakang.

Selain itu, penerima kuasa juga tidak diperbolehkan memiliku profesi sebagai pengacara. Terakhir, untuk jenis surat ini ialah dilarang mendapatkan uang dari pemberi kuasa.

5. Jenis Surat Kuasa Resmi

Selanjutnya, ada jenis surat kuasa resmi yang memang dibuat oleh perorangan untuk sebuah instansi. Biasanya, surat ini dibuat oleh para pimpinan perusahaan kepada pekerja yang bisa dipercaya.

Nantinya, pekerja tersebut akan memiliki wewenang yang sudah dituliskan di dalam suratnya. Tentu saja, jenis contoh surat kuasa satu ini memang cukup sering ditemukan pada perusahaan-perusahaan.

6. Jenis Surat Kuasa Khusus

Terakhir, ada jenis surat kuasa khusus. Sesuai dengan namanya, maka jenis surat kuasa ini meliputi berbagai kegiatan tertentu yang dialihkan kepada penerima kuasa. Mungkin sekilas akan mirip dengan surat kuasa istimewa, tetapi nyatanya berbeda.

Pada surat kuasa khusus ini kegiatan-kegiatan yang diwakilkan haruslah tertera dengan sangat jelas di dalam suratnya. Seperti misalnya apabila suratnya mencakup urusan pengadilan, maka isinya haruslah rinci.

Pada contoh surat kuasa khusus ini jika suratnya berisi urusan pengadilan, maka sudah pasti akan menjelaskan tentang apa saja yang terjadi di pengadilan. Penerima kuasa sendiri tidaklah bisa melakukan hal yang tidak tertera dalam surat tersebut.

Baca Juga : Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Berbagai jenis surat kuasa di atas dibedakan berdasarkan fungsinya masing-masing. Jadi memang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya. Namun tentu saja diperlukan informasi mengenai pembuatan surat kuasa ini.

Dari berbagai penjelasan di atas didapat bahwa surat kuasa merupakan pemberian kuasa atas suatu persetujuan dengan seseorang yang menerimanya. Surat ini sangatlah penting dalam memindahkan suatu wewenang dari satu pihak ke pihak lainnya sebagai wali kuasa.

Berbagai contoh surat kuasa sendiri bisa ditemukan dengan mudah di internet. Anda bisa mulai mencoba untuk membuatnya dengan berbagai inspirasi dari internet. Nah, perlu diketahui bersama juga bahwa surat kuasa sudah ada dalam undang-undang pasang 1792 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Itu sebabnya, dalam pembuatan surat kuasa tidak diperkenankan diisi secara asal. Semuanya harus benar-benar dilakukan dengan baik. Sehingga memang ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu ketika akan membuat surat kuasa ini. Demikianlah berbagai hal mengenai contoh surat kuasa dan jenisnya. Ternyata, surat kuasa sendiri memiliki tujuan atau fungsi tertentu. Jadi memang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja untuk isinya sendiri perlu diperhatikan sebaik mungkin untuk menghindari kekeliruan yang kapan saja bisa terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here